Rabu, 26 Agustus 2015

DEMAM TIFOID

Ketika saya mendatangi salah satu rumah sakit umum di ringroad barat yogyakarta, saya menemukan sebuah brosur, lalu membacanya dan saya berniat mengshare kepada pembaca. Semoga bermanfaat..



Pengertian :
Demam Tifoid adalah jenis penyakit yang berkaitan dengan demam karena adanya infeksi bakteri yang biasanya terdapat pada saluran pencernaan(usus halus). Penyakit ini biasanya orang awam menyebutnya dengan demam tifus/tipes.

Penyebab :
Penyebab utama demam tifoid adalah bakteri Salmonella typhi . Bakteri tifoid ditemukan didalam tinja dan air kemih penderita. Penyebaran bakteri ke dalam makanan atau minuman bisa terjadi akibat pencucian tangan yang kurang bersih setelah buang air besar maupun setelah berkemih. Lalat bisa menyebarkan bakteri secara langsung dari tinja ke makanan.
Bakteri masuk ke dalam saluran pencernaan dan bisa masuk ke dalam peredaran darah. Hal ini akan diikuti oleh terjadinya peradangan pada usus dan usus besar. Pada kasus yang berat, yang berakibat fatal, jaringan yang terkena bisa mengalami pendarahan dan perforasi (perlubangan).

Gejala :
ü  Gejala timbul dalam waktu 8-14hari setelah terinfeksi.
ü  Demam bisanya tinggi mencapai 39-40 derajat celcius
ü  Sakit kepala
ü  Nyeri sendi
ü  Nyeri otot
ü  Sakit tenggorokan
ü  Sembelit dan diare (dewasa cenderung sembelit dan anak-anak cenderung diare)
ü  Nafsu makan manurun
ü  Nyeri perut
ü  Terkadang nyeri saat berkemih, dan
ü  Batuk serta pendarahan dari hidung

Pencegahan :



Ü  Vaksin tifus, bisanya akan memiliki perlindungan selama 2-5 tahun.
Ü  Para pelancong sebaiknya menghindari makan sayuran mentah dan makanan lainnya yang disajikan atau disimpan di dalam suhu ruangan. Sebaiknya mereka memilih makanan yang masih panas atau makanan yang di dibekukan, minuman kaleng dan buah berkulit yang bisa dikupas.

Diagnosa :
þ  Demam lebih dari tujuh hari
þ  Terlihat jelas sakit dan kondisi serius tanpa sebab yang jelas
þ  Nyeri perut, kembung, mual, muntah, diare, konstipasi
þ  Delirium
þ  Hepatosplenomegali (pembesaraan hati dan limpa)
þ  Pada demam tifoid berat dapat dijumpai penurunan kesadaran, kejang, dan ikterus
þ  Dapat timbul dengan tanda yang tidak tipikal terutama pada bayi muda sebagai penyakit demam akut dengan disertai syok dan hipotermi

Komplikasi :
è Perdarahan atau perforasi usus
è Infeksi paru (pneumonia), kandung kemih, atau hati
è Infeksi darah (bakteremia) kadang menyebabakan terjadinya infeksi tulang (osteomielitis), infeksi katup jantung (endokarditis), infeksi selaput otak (meningitis), infeksi ginjal (glomerulitis) atau infeksi saluran kemih-kelamin.

Silfia Irdiana Rahma . Dikutip”( Brosur: RSU Quuen Latifa; Jl.Ringroad barat 118, Mlangi, Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta, Telp.(0274) 581 402 )”