Selasa, 26 Januari 2016

Keunikan Pak Dahlan Iskan, Makan Bareng Juga Rapat


Setelah saya membaca buku tentang Pak Dahlan Iskan, saya jadi tertarik dengan Beliau. Saya ingin membaca buku-buku lain tentang Pak Dahlan. Hari ini saya membaca buku yang berjudul “Dahlan Juga Manusia” yang merupakan karangan dari Ibu Siti Nasyi’ah. Saya membaca buku pada bagian Part “Makan Bareng Juga Rapat”

Jika sudah makan bersama dengan Pak Bos, kita harus siaga satu. Karena bisa dipastikan akan ada kejadian yang membuat kita terbengong-bengong. Kok? Kehilangan lauk, pasti akan terjadi. Pak Bos memang usil, masak lauk ayam ditukar dengan tahu atau daging ditukar dengan rempeyek. Jika sudah demikian, siapa lagi yang berani menentang? Pak Bos ya tetep Pak Bos. Ini adalah gaya kepemimpinan Pak Bos diredaksi Jawa Pos. Meski punya jabatan paling tinggi, Pak Bos ingin memutus sekat antara atasan dan bawahan.


Bahkan dari acara makan bersama itu, Pak Bos kerap melontarkan ide-ide baru untuk dijadikan program Jawa Pos. Satu misal pengadaan kamera super canggih bagi fotografer. Tidak itu saja, Pak Bos juga berjanji akan mendatangkan laptop bagi semua wartawan. Momen kebersamaan seperti itu membawa para awak media Jawa Pos tidak lagi berjarak. Tak lagi ada lagi gap. Semua merasakan hal yang sama. Makan bersama-sama dengan tangan. Ada sepincuk berdua, dan tidak sedikit yang sepincuk beramai-ramai. Sebuah kebersamaan yang sulit dilupakan. Potret indah yang sayang dibuang, Maniiisss sekali. Kenangan yang tidak akan terulang.

Kamis, 07 Januari 2016

Tugas Membaca Buku : "Dahlan Juga Manusia" Part Suara Halilintar

Developer    : Silfia Irdiana R.
Adviser         : Selamet Hariadi
Judul Buku    : Dahlan Juga Manusia
Pengarang     : Siti Nasyi’ah


          Pak Bos adalah nama panggilan awak media Jawa Pos kepada Dahlan Iskan. Teriakan disertai langkah kaki gesit itu bak “sumpritan” wasit sepakbola. Suara kaki yang sengaja di keras-keraskan merupakan cara Pak Bos “Membangunkan” redaksi yang tengah terlena. “ITAAAAAAA...” teriakan kencang dan keras selalu terdengar dari mulut Pak Bos. Sebagai pemilik nama ita, jantungku berdegap kencang. Hatiku tratap-tratap. “Salah apa , aku ini kok dipanggil dengan suara seperti halilintar itu”

Tanggal 7 Januari 2016. SMK Industri Al Kaaffah Kepanjen Malang